smantiga86

Lord of SMANTA Alumni

Bagaimana do’a bekerja ?

Posted by smantiga86 pada Agustus 27, 2008


Malam tadi.. seraya menonton kembali video film “KUN FAYAKUN”, anak perempuan saya dengan sederhana-nya bertanya kepada Bundanya; “Ma’…makmano nian do’a itu ?… Dengan gelagapnya Bunda-nya menjawab… “ehmm…Do’a itu permintaan kito kepada Allah, Nak..”. Selanjutnya terjadi… percakapan Ibu dan Anak.. yang pada akhirnya…. mereka berdua menyepakati.. bahwa dalam keseharian… kita tak lepas dari berbagai do’a.

Kehadiran film “KUN FAYAKUN” dirumah kami, paling tidak kembali mengingatkan dan mengajarkan kami sekeluarga… secara sederhana… tentang kekuatan do’a dan bagaimana do’a itu sebenarnya bekerja. Di film sederhana tersebut, dikisahkan bagaimana proses do’a bekerja dan pertolongan Allah (Tuhan) guna “menjawab” kumulasi energi do’a pada setiap hambanya.

Diceritakan kembali dari sebuah artikel (anekdot) blogsite sahabat, ceritanya : Ada seorang tua ingin sekali berjalan di atas air, dan ia mendapatkan rapalan-rapalan do’a untuk berjalan di atas air, hanya lima ayat yang ia rapalkan dan diyakini. Ia membacanya sungguh-sungguh dan dilakukan dengan konsentrasi penuh. Setelah lima tahun berdo’a dan membaca berulang-ulang ayat-ayat tersebut, datanglah seorang muda yang usai menimba ilmu di negri Arab, dan pada saat itu ia berjumpa dengan orang tua itu, setelah mendengar lafal-lafal yang diucapkan orang tua itu, pemuda yang berpendidikan mengatakan bahwa lafal yang diucapkan untuk ayat itu salah, dan kemudian ia membenarkannya dan meminta orang tua itu menghapal lafal-lafal yang benar. Beberapa menit setelah orang tua itu mendapat lafalnya, pemuda dari Arab itu berpamitan pulang, selang beberapa lama kemudian, terlihat pemuda itu pun tengah menyusuri sungai, sayup-sayup ia mendengar panggilan dari belakang, dan ternyata orang tua tadi, dan orang tua tadi pun berkata setengah berteriak….. Nak, saya tidak bisa melafalkan secara jelas, tolong ajari lagi…..Dan ketika pemuda itu menoleh terlihat orang tua itu berlari-lari diatas air !!!!.

Seringkali banyak dari kita berdo’a dengan secara “bertubi-tubi”, me-rekapitulasi aturan-aturan do’a seperti: untuk do’a keselamatan harus ratusan kali membaca al Fatihah, untuk do’a rejeki harus membaca sekian ribu ayat, do’a taubat sekian-sekian dengan aturan yang menyibukkan, tanpa kita tahu betul, benar atau tidaknya aturan-aturan tersebut. Fungsi do’a mestinya dialokasikan sebagai suatu energi pada tujuan, sebagai pemikat hati nurani, bukan sebagai tuntutan kepada Allah SWT (Tuhan) dengan seakan-akan memenuhi syarat-syarat do’a yang sepertinya atas permintaan Tuhan. Adalah baik sekali jika do’a cukup kita lakukan dengan tenang, khusuk, dan dengan kekuatan pikiran yang fokus dan kesabaran untuk mewujudkan hasil. Yakinkan..begitu banyak cara rahasia Allah (Tuhan) “mewujudkan” setiap do’a yang terucap. Perlu diingat kembali bahwa do’a merupakan sinergi atas kekuatan ibadah dan ikhtiar.

Terlepas dari cerita film “KUN FAYAKUN” dan benar atau tidaknya kisah anekdot diatas, satu hal yang bisa kita tarik dan amati dari contoh kisah-kisah itu adalah Bagaimana Kekuatan Do’a Bekerja. Hakekatnya, Do’a bukanlah sebuah aturan atau tata cara yang sangat mengikat atau ditentukan, Do’a merupakan kekuatan besar (big power) yang dimiliki setiap kita agar dapat menenangkan dan memotivasi jiwa, menjelaskan tujuan dan mengatur kembali (update) pikiran-pikiran kita setelah mengalami kekacauannya. Sehingga pada titik nadir, kita akhirnya menyadari bahwa tidak ada kekuatan apapun selain yang ditentukan oleh Nya dan kita pun rela atas apa yang terbaik bagi kita.

Selain itu, kekuatan pikiran sendiri sebagai bagian penting dari do’a bisa memiliki power yang luar biasa dan diluar nalar. Akhirnya, mari kita petik kisah hidup kita sendiri masing-masing….sadari dan pahamilah serta ceritakan kembali… bagaimana do’a bekerja ? .

Satu Tanggapan to “Bagaimana do’a bekerja ?”

  1. Mantabz mas.!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: